5 Penunjukan Manajer Terjelek Sepanjang 1 Dekade Terakhir

Posted on

5 Penunjukan Manajer Terjelek Sepanjang 1 Dekade Terakhir – Semua tim pastinya mau menang & berkompetisi di kelas yang paling tinggi. Oleh karenanya, diperlukan manajer yg ideal supaya dapat menuntun kesebelasan menggapai prestasi yng diharapkan.

Walaupun demikian, nyatanya, sering tim mengambil perjudian yang besar saat menunjuk pelatih team. Tapi, akibatnya malah jauh dr yg diinginkan. Dibawah ini lima penunjukan juru taktik terjelek sepanjang 1 dekade terakhir, sebagaimana menurut Sportskeeda.

Gary Neville – Valencia – Valencia menunjuk ex pemain belakang Manchester United menjadi manajer anyar mereka di bln Desember 2015. Ia dikasih komitmen 5 bl dg maksud memprotek tempat di Liga Champions pd penghujung kompetisi musim.

Valencia di urutan kesembilan di klasemen sementara La Liga ketika Neville menukangi dgn cuma ketinggalan 5 angka dr tempat keempat. Di laga pertamanya, Valencia tertendang dr Liga Champions sehabis tumbang vs Lyon. Valencia jua tereliminasi dr Liga Europa menyusul hasil negatif kontra Athletic Bilbao. Pd tgl 30 Maret 2016, Gary Neville diberhentikan jadi juru taktik Valencia.

Roy Hodgson – Liverpool – Di tgl Satu Juli thn 2010, Hodgson diangkat menjadi boss Liverpool. The Reds finis di pos ke-7 di kampanye musim terakhir Rafael Benitez dibawah Aston Villa. Namun pilihan merubah Benitez tak diterima dg sempurna oleh pendukung Liverpool.

Secara keuangan, Liverpool terkoyak, ditambah oleh hutang Tom Hicks serta George Gillett. Mereka sekedar memenangkan 1 dr 8 partai pembuka mereka di liga, beberapa diantaranya adalah menyerah dr Blackpool, MU & Everton. Pd bln Desember, Anfield bergejolak kala Wolves tiba berkunjung. Hodgson Lalu keluar dari kesebelasan pd 8 Januari 2011 serta Kenny Dalglish dikonfirmasi jadi penerusnya.

Diego Maradona – Argentina – Maradona dinobatkan jadi manajer Argentina di th 2008. Sehabis memenangkan 3 laga pertamanya, Maradona menerima kekalahan 6-1 dr Bolivia. Argentina berdiam di tempat ke-5 & terancam nggak lolos, namun hasil positif didalam 2 partai terakhir menjadikan Argentina pergi menuju Piala Dunia.

Di Piala Dunia FIFA 2010, Argentina sukses lolos dr babak grup serta melawan Meksiko pd fase 16 besar. Mereka dapat melalui Meksiko tetapi malah dipermalukan oleh Jerman di paruh selanjutnya. Mereka musti balik prematur & Lionel Messi menyudahi kompetisi tanpa membikin goal. Pd tgl 27 Juli, AFA mengkonfirmasi jika mereka mengambil keputusan tuk tak memperpanjang kesepakatan Maradona.

Rafael Benitez – Real Madrid – Benitez mendarat dr Italia serta ia mempunyai pengalaman di tingkat atas usai meraih Liga Champions dgn Liverpool. Benitez didambakan mampu membalikan kejayaan menuju ke Bernabeu sehabis musuh mereka, Barcelona mengangkat treble di thn 2015.

Hasil negatif pertamanya terjadi ketika vs Sevilla & hasil jelek lain mengikuti. Tetapi, bagian terburuknya terwujud di dalam laga El Clascio. Madrid dibuat menderita malu kala tumbang dg score 4-0 di Bernabeu kontra saingan beratnya, Barcelona.

El Clasico terbukti jadi penentu takdir Benitez di tim. Di tgl empat Januari th 2016, komitmen Benitez diputus usai tidak berhasil mendapat hasil yng dibutuhkan.

David Moyes – Manchester United – Saat Sir Alex Ferguson pergi dari Manchester United pd th 2013, dirinya dipercaya buat pilih suksesornya. Sir Alex mengajukan nama David Moyes sebab pengalamannya di EPL kepada pejabat United.

David Moyes lalu diangkat jadi pelatih United di Satu Juli thn 2013. Malah pendukung Old Trafford menyambut Moyes dgn menggelar banner “The Chosen One”. Tapi, seluruh popularitas yg di bangun oleh Sir Alex di Old Trafford dimusnahkan didalam tempo singkat oleh Moyes. Moyes akhirnya di PHK pd 22 April tahun 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published.